Profil Singkat Dusun Kalipagu
Tuesday, November 26, 2013
Add Comment
Related
Dusun
Kalipagu adalah sebuah dusun enclave/ kantong permukiman di dalam di kawasan
hutan lereng selatan Gunung Slamet, persisnya di Desa Ketenger RW 4, Kec.
Baturraden, Kab. Banyumas. Dusun Kalipagu merupakan daerah dataran tinggi yang
berbukit-bukit dengan kelerengan lebih dari 40% terletak pada ketinggian
sekitar 600 mdpl. Temperatur udara antara 21– 9 derajat Celcius dengan curah hujan mencapai
3.200 mm/tahun.
Hal yang menarik adalah posisi dusun ini yang berada di tengah
kawasan hutan yang di kelola oleh Perum Perhutani KPH Banyumas Timur. Dusun
Kalipagu berpenduduk sekitar 700 jiwa yang terbagi dalam satu RW dan 4 RT.
- Kehidupan Masyarakat Kalipagu
Masyarakat Kalipagu sebagian besar bekerja sebagai petani,
peternak, dan pedagang. Sebagian masyarakat ada yang masih mencari kayu bakar
di hutan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.
Sebagian masyarakat yang lain
juga ada yang mencari burung di hutan untuk dikoleksi atau pun dijual. Hanya
sebagian kecil saja yang berprofesi sebagai petani karena minimnya lahan
pertanian dan terbatasnya teknologi pertanian.
- Kearifan Lokal Masyarakat
Masyarakat Kalipagu mempercayai adanya
kearifan lokal tertentu. Contoh kearifan lokal tersebut misalnya masyarakat
percaya bahwa tumbuhan satigi dan kayu benda merupakan tumbuhan penyimpan
cadangan air yang baik sehingga harus dijaga keberadaannya.
Di Kalipagu juga
terdapat situs pemakaman tua yang dipercaya merupakan peninggalan kerajaan
Padjajaran, yaitu situs makam watulumpang.
- Keanekaragaman Hayati Kalipagu
Dusun Kalipagu terletak di lereng Gunung Slamet
sehingga kaya akan flora dan fauna. beberapa jenis flora yang dapat kita temui
disana adalah satigi, kayu benda, anggrek hutan, dan palem Jawa. Untuk
komoditas pertanian terdapat jenis padi hitam yang masih dapat ditemui di sana.
Jenis padi hitam termasuk jenis padi yang langka di Indonesia. Adapun beberapa
jenis fauna yang terdapat Dusun Kalipagu antara lain burung crocotan, elang
jawa, kapinis, lombokan, pacit, petortor, petutut, protokan, seriangan, dan
uaua. Sedangkan jenis mamalia terdiri dari musang, reptilia bunglon, kadal, dan
tringgiling.
Kelompok insekta yaitu berbagai jenis capung. Burung Elang Jawa
merupakan salah satu jenis satwa yang dilindungi oleh Undang-Undang karena
keberadaannya yang sudah langka.
- Keindahan Alam Dusun Kalipagu
Kalipagu
memiliki keindahan alam yang menarik. Terdapat air terjun di dusun tersebut,
yaitu Curug Curug Gede memiliki ketinggian sekitar 50 meter. Selain keindahan
alamnya, juga terdapat berbagai bangunan peninggalan sejarah yang masih terjaga
keasliannya seperti DAM Jepang yang membendung Kali Banjaran.
Di Kalipagu juga
terdapat saluran air peninggalan Belanda yang masih terawat dengan baik.
Saluran air itu bersumber langsung dari mata air Gunung Slamet. Dengan
menyusuri saluran air tersebut, dapat menjadi alternatif menuju kawasan objek
wisata Curug Jenggala, Curung Penganten, jalan alternatif ke Pancuran 7 Baturaden tanpa mengeluarkan biaya masuk.
Nuansa alamnya yang
masih asri dan terdapatnya tanah lapang di Dusun tersebut maka dapat juga
menjadi alternatif tempat untuk berkemah. Dusun Kalipagu juga menjadi salah
satu jalur pendakian menuju puncak Gunung Slamet.
0 Response to "Profil Singkat Dusun Kalipagu"
Post a Comment