Estimasi Waktu dan Kondisi Jalur Pendakian Gunung Prau via Patak Banteng
Thursday, December 6, 2018
Add Comment
Related
Gunung Prau Merupakan sebuah bukit yang terletak di Dataran Tinggi Dieng, tepatnya pada tiga perbatasan Kabupaten, yaitu Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Kendal dengan Kabupaten Batang, Jawa Tengah Indonesia.
Memiliki puncak dengan ketinggian
2590 MDPL gunung ini cocok digunakan bagi anda pendaki pemula. Karena hanya
memiliki jarak tempuh dari bascamp menuju ke sunrice camp yaitu 3 jam
perjalanan saja.
Nah, bagi anda yang ingin
berlibur atau menghabiskan waktu anda menikmati keindahan alam terutama
menikmati penampakan pemandangan dari Gunung Sindoro, Gunung Sumbing, Gunung
Kembang, Gunung Merapi, dan Gunung Merbabu, maka Gunung Prau merupakan
destinasi yang tepat bagi Anda.
Pada kesempatan kali ini admin
akan berbagi pengalaman ketika mendaki Ke Gunung Prau via Patak Banteng yang
merupakan jalur paling favorit digunakan oleh para pencinta alam, jadi jangan
kaget apabila anda menggunakan jalur ini saat wekend maka susana akan sangat
ramai kaya di pasar.
Patakbanteng sendiri terletak
pada sebuah desa yang di kecamatan Kejajar, kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah,
Indonesia. Lokasinya sangat mudah ditemukan karena berada di samping jalan
besar utama antara gerbang dieng plateau menuju ke kawasan wisata Candi Arjuna.
Lokasi parkir kendaraan juga
cukup luas, namun jika anda datang ke basecamp patak banteng ini teralalu
malam, maka kendaraan anda akan ditempatkan pada lapangan sepak bola di
seberang jalan basecamp. Tetap anda harus tenang saja, karena kendaraan akan
aman kok.
Nah, pertama Anda harus mengurus
biaya administrasinya sebelum melakukan pendakian adalah sebagai berikut.
No
|
Administrasi
|
Satuan
|
Biaya
|
1
|
Parkir Mobil
|
Unit
|
Rp
25.000
|
2
|
Parkir Motor
|
Unit
|
Rp 5.000
|
3
|
Tiketing
|
Orang
|
Rp
10.000
|
4
|
Perawatan
|
Rombongan
|
Rp
10.000
|
Setelah semua administrasi sudah
selesai semua, maka langsung saja untuk perjalanan ke puncak. Perjalanan dari
basecamp ke puncak bagi orang yang sudah mendaki memang akan terasa ringan
karena hanya membutuhkan waktu 2 sampai 3 jam saja.
Namun, apabila anda seorang
pendaki pemula maka jangan kaget dengan track yang nantinya akan dilewati. Nah,
untuk lebih jelasnya simaklah ulasan berikut ini.
Basecamp – Pos 1
Pendakian dari basecamp menuju
pos 1 memang sebenarnya tidak terlalu jauh, dan kondisi jalannya sangat
bersahabat. Pertama anda akan melintasi rumah dari penduduk sekitar dengan
track anak tangganya yang cukup tinggi, cocok untuk pemanasan, setelah itu anda
kemudian akan melintasi perkebunan warga.
Rentang 15 menit anda akan
bertemu jalan setapak yang cukup jauh dan tinggi, disini anda perlu waspada,
karena jalan ini merupakan lalu lintas utama warga menuju ke ladang perkebunan,
jadi dengan kondisi yang menanjak maka diperlukan kecepatan tinggi sebuah
kendaraan sepeda motor untuk melintasinya.
Sebagai tamu sebaiknya kita
berjalan tidak memenuhi jalan (jalan teratur satu baris), dan usahakan untuk
selalu waspada terkadang ada kendaraan yang tiba-tiba muncul.
Jika ada sudah sampai ujung dari
jalan setapak tersebut maka anda akan bertemu di selter pos 1, disana anda
wajib melaporkan tiketing yang sudah dibeli, dan konfirmasi bahwa telah menaati
barang bawaan yang dilarang dibawa ke puncak seperti, tisu basah, korek api,
petasan, dan lain sebagainya.
Pos 1 (Sikut Dewo) – Pos 2
(Cangal Walangan)
Lanjut perjalanan pos 1 menuju
pos 2, yang perlu disiapkan adalah tenaga yang ekstra karena track-nya cukup
membuat nafas anda kembang kempis. Kondisi jalan yang menanjak dan banyak alur
yang susah dilewati membuat anda perlu berhati-hati disini, apalagi saat
turunnya.
Namun, tenang saja terdapat alat
bantu kawat di sebelah pinggiran yang dapat digunakan oleh anda untuk
mempermudah saat anda melewati jalan yang menanjak ini. Pada jalan menuju pos 2
ini juga terdapat beberapa warung yang bisa dimanfaatkan untuk beristirahat
sejenak.
Pos 2 (Cangal Walangan) – Pos 3
(Cacingan)
Agar sampai ke pos 3 maka
sebaiknya anda tidak usah terlalu buru-buru, karena jalur yang akan anda lewati
kondisinya semakin menanjak terus dan kadang licin. Tetapi banyak terdapat
pohon-pohon di kanan maupun kiri yang membuat para pendaki tidak terlalu
kepanasan saat melintasinya.
Kondisi jalan di jalur ini cukup
terjal, bayak bebatuan dan akar pohon yang sangat susah untuk dipijak, apalagi
jika kondisi sedang hujan maka akan sangat licin. Jadi sebaiknya anda harus
mengutamakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.
Pos 3 (Cacingan) – Pos 4 (Sunrice
Camp)
Kondisi jalan dari pos 3 menuju
sunrice camp sebenarnya hampir sama kondisinya saat Anda melintasi pos 2 menuju
pos 3, namun jika dibandingkan dengan perjalanan menuju pos 3, jalanan menuju
ke sunrice camp lebih sangat menanjak dan lebih miring.
Namun, beberapa sebagian kondisi
jalan sudah ada yang ditata rapi dengan batu dan semen yang berupa anak tangga.
Yang disini akan sangat membantu anda saat perjalanan.
Pos 4 (Sunrice Camp) – Puncak
Sunrice camp merupakan lokasi
terbaik untuk anda mendirikan tenda, bahkan kebanyakan orang juga saat ke
Gunung Prau hanya sampai pada titik ini saja. Namun, jika Anda ingin menuju ke
puncak maka anda harus melewati padang sabana teletubies yang akan memakan
waktu hingga satu jam perjalanan.
Tidak seperti puncak pada umumnya
seperti pada gunung berapi, puncak pada Gunung Prau hanya tampak seperti
gundukan bukit yang tidak seterkenal sunrice camp. Untuk lebih jelasnya berikut
adalah kesimpulan es-timasi jarak waktu pendakian Gunung Prau via Bambangan.
No
|
Jarak
|
Waktu
|
Satuan
|
1
|
Base Camp - Pos 1
|
20
|
Menit
|
2
|
Pos 1 - Pos 2
|
45
|
Menit
|
3
|
Pos 2 - Pos 3
|
45
|
Menit
|
4
|
Pos 3 - Sunrice Camp
|
30
|
Menit
|
5
|
Sunrice Camp -Puncak
|
1
|
Jam
|
0 Response to "Estimasi Waktu dan Kondisi Jalur Pendakian Gunung Prau via Patak Banteng"
Post a Comment